Lanjut ke konten

Anak Berkebutuhan Khusus Sekolah dimana ?

November 22, 2013

Kegiatan

Beberapa orang tua mungkin akan kecewa bila anaknya ditolak oleh sekolah karena anak dianggap  “anak berkebutuhan Khusus ” (ABK)  akhirnya orang tua akan kerepotan untuk mencari sekolah khusus buat anaknya .

Banyak  kita yang tidak tahu ,bahwa  disekitar  kita  ada sekolah yang menerima Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)  yaitu adalah TK Islam Terpadu Nurussunnah ,disini juga menyelenggarakan  pendidikan inklusi. Dimana sekolah yang tidak hanya menerima anak-anak normal untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar, namun Anak Berkebutuhan Khusus (ABK/ Difabel) juga bisa mengikuti belajar di Sekolah TK ini.

ABK juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan, sama seperti anak normal lainnya, yang telah dijamin oleh undang-undang. Selama kurun waktu  2008 – 2013 , sudah dipercaya untuk mendidik beberapa  anak berkebutuhan khusus  (ABK/Difabel ) dan alhamdulillah berhasil. Diantara anak berkebutuhan khusus itu  yakni  gangguan keterlambatan bicara, bisu (karena tuli) , keterbelakangan mental dan lain sebagainya.

Sekolah inklusi merupakan sekolah yang ideal baik bagi anak dengan dan tanpa berkebutuhan khusus. Lingkungan yang tercipta sangat mendukung terhadap anak dengan berkebutuhan khusus, mereka dapat belajar dari interaksi spontan teman-teman sebayanya ( anak normal)  terutama dari aspek social dan emosional. Sedangkan bagi anak yang normal  memberi peluang kepada mereka untuk belajar berempati, bersikap membantu dan memiliki kepedulian.

Anak yang perlu penanganan khusus tidak harus belajar di sekolah khusus . Mereka bisa saja disekolahkan di sekolah umum bersama anak normal lainnya tapi di Batam ini masih  belum banyak yang belum menerapkan pendidikan inklusi ini, atau bahkan langka  disebabkan banyak hal.

ada lima manfaat atau kelebihan program inklusi yaitu:s.

1. Hilangnya rasa takut pada anak berkebutuhan khusus (ABK) akibat sering berinteraksi dengan anak  normal.

2. Anak non ABK ( Normal )  menjadi semakin toleran pada orang lain setelah memahami kebutuhan individu teman ABK.

3. Banyak anak non ABK yang mengakui peningkatan selfesteem sebagai akibat pergaulannya dengan ABK, yaitu dapat meningkatkan status mereka di kelas dan di sekolah.

4. Anak normal  mengalami perkembangan dan komitmen pada moral pribadi dan prinsip-prinsip etika.

5. Anak normal  yang tidak menolak ABK ,justru  mereka merasa bahagia bersahabat dengan ABK.

Dengan demikian orang tua murid tidak lagi khawatir bahwa pendidikan inklusi dapat merugikan pendidikan anaknya justru malah akan menguntungkan

One Comment leave one →
  1. April 9, 2016 10:16 am

    Seandainya sekolahnya ada di jogja sy ingin mengekolahkan anak sy yg berkebutuhan khusus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: